Senin, 13 Juni 2016

THE ANGRY BIRDS MOVIE [2016]

Siapa tidak kenal dengan game “Angry Birds” yang begitu mendunia? Game yang berasal dari Finlandia ini memang berhasil membius jutaan umat untuk memainkannya. Dengan gameplay yang sederhana dilengkapi karakter yang lucu menggemaskan, tidak salah jika “Angry Birds” kemudian dimainkan banyak orang di seluruh dunia.

Minggu, 12 Juni 2016

X-MEN : APOCALYPSE [2016]

Membicarakan semesta “X-Men” tidak akan pernah jauh-jauh dari isu kesetaraan & perbedaan antar ras—mutant dan manusia. Entah itu mulai dari zamannya Hugh Jackman masih sedikit kurus di “X-Men” tahun 2000 hingga yang terbaru ini, “X-Men : Apocalypse.”

CAPTAIN AMERICA : CIVIL WAR [2016]

“Captain America : Civil War” adalah paket lengkap yang sukses besar menghadirkan aksi amat sangat seru dalam dua setengah jam ke depan. Adegan aksinya jauh lebih seru dari film-film MCU sebelumnya, lebih menegangkan, lebih mengasyikkan, lebih menyegarkan mata, serta tidak lupa “gadget baru.” Singkatnya, “Civil War” adalah yang terbaik sejauh ini dari MCU.

Sabtu, 11 Juni 2016

SUSPIRIA [1977]

“Suspiria” disebut-sebut sebagai karya horror Dario Argento yang paling banyak menuai pujian. Mulai dari penataan musiknya hingga set yang memiliki nilai artistik begitu tinggi. Maka tidak mencengangkan bila kemudian Dario Argento membuat dua sekuel untuk filmnya ini.

Jumat, 10 Juni 2016

ANOMALISA [2015]

Saya adalah penggemar film-film animasi. Mulai dari animasi klasik 2D, 3D, hingga stop motion. Maka sudah sewajarnya jika antusiasme saya selalu tinggi tatkala ada informasi mengenai film animasi yang akan rilis. Hal tersebut berlaku saat pertama kali saya mendengar tentang “Anomalisa” ini.

Kamis, 09 Juni 2016

JAMES WHITE [2015]

Ada fakta yang menarik di balik cerita yang disuguhkan dalam “James White.” Namun sisi menarik tersebut rupanya mengandung tragic story di dalamnya. Setelah mengetahui alur dari “James White,” kemudian membaca sedikit kisah di baliknya, saya tertegun.

THE TRIBE [2014]

Mungkin benar bila keindahan sesuatu tidak bisa dilukiskan melalui kata-kata. Dalam ranah film, saya melihat dokumenter “Baraka” (1992) dengan begitu penuh kekaguman dari cara bertuturnya yang tidak biasa. Benar, “Baraka” tidak menggunakan narasi dalam mengisahkan kontennya. Begitu pula dengan sekuelnya, “Samsara” (2011).