Minggu, 17 Juli 2016

CEMETERY OF SPLENDOUR [2015]

Menciptakan alam khayalan yang megah, tidak perlu dengan bujet tinggi dalam sebuah film. Setidaknya hal itu yang dilakukan oleh Apichatpong Weerasathakul dalam film ini. Dari production value, “Cemetery of Splendour” memang terlihat glossy. Walau dengan keterbatasan dan kesederhanannya, Apichatpong Weerasathakul berhasil menciptakan semesta tanpa batas.

GREEN ROOM [2015]

“Green Room” adalah bingkisan berisi semangat musik punk dari sutradara Jeremy Saulnier. Dan juga, ini adalah film yang menggambarkan brutalitas kaum skinhead (semua anggotanya berkepala plontos) yang selalu didentikkan dengan kebangkitan Nazi. Banyak orang menyebutnya sebagai “Neo-Nazi.”

Selasa, 05 Juli 2016

TOP 5 TOILET SCENE

<Hati-hati! Mengandung spoiler>
Akhirnya, selesai juga saya mengumpulkan kompilasi dari toilet scene terbaik sekaligus memorable. Bagi saya sendiri tidaklah mudah mengumpulkan materi ini. Selain dikarenakan jumlahnya yang banyak, saya juga cukup kesulitan menentukan mana yang paling baik.

Rabu, 29 Juni 2016

FILM TERBAIK 2016 [SEJAUH INI]

Tidak terasa sudah menginjak pertengahan tahun 2016. Sudah saatnya bagi saya untuk menuliskan daftar film-film terbaik yang telah saya tonton selama enam bulan ini. Saya bersyukur, tidak banyak film buruk yang saya tonton. Walhasil, tidak ada halangan berarti untuk membuat daftar 20 film terbaik sepanjang 2016 ini.

Selasa, 28 Juni 2016

EMBRACE OF THE SERPENT [2015]


Jika coba diingat lagi, sebenarnya tidak sedikit film-film yang bercerita soal kolonialisasi Barat. Dimana dalam kisahnya, penduduk lokal menjadi korban kekejaman sebab unsur eksploitasi. Penghisapan sumber daya alam besar-besaran hingga pembantaian yang berbuah pada hilangnya kebudayaan asli.

Senin, 27 Juni 2016

TOP 5 VIDEO KLIP COLDPLAY

Sejauh yang saya ingat, mungkin “In My Place” adalah lagu Coldplay pertama yang saya dengarkan. Cukup dengan mendengarkannya sekali, lagu ini begitu merasuk ke dalam jiwa saya. Musiknya benar-benar sangat nikmat untuk didengarkan apalagi diiringi dengan suara falsetto Chris Martin yang sangat lembut.

Minggu, 26 Juni 2016

EYE IN THE SKY [2016]


Entah di suatu tempat di mana, saya sering mendengar istilah penyelamatan dengan mengorbankan puluhan, demi menyelamatkan ribuan. Seminimal mungkin mengambil risiko, agar hasil yang didapatkan jauh lebih banyak lagi. Namun yang menjadi dilema adalah apakah hal ini patut disebut misi penyelamatan? Toh pada akhirnya tetaplah masih jatuh korban. “Eye in The Sky” memiliki premis tersebut.