Rabu, 15 Juli 2015

TOP 5 AIRPORT SCENE


<Mungkin Mengandung Spoiler>

Saat menonton film, saya sering memperhatikan beberapa adegan menarik lengkap dengan latar yang juga familiar digunakan di film-film lainnya serta mengumpulkannya. Seperti toilet scene dengan Full Metal Jacket (1987) atau Psycho (1960). Karena untuk toilet scene belum selesai sepenuhnya saya kerjakan, maka alternatif lainnya adalah airport scene yang telah terkumpul sesuai dengan yang saya favoritkan (dan yang masih ingat jelas tentunya). Saya sengaja menggunakan kata “terfavorit” daripada “terbaik”, karena ini sepenuhnya sesuai dengan pilihan subjektif. Lagipula, masih banyak lagi film yang belum sempat saya tonton. Berikut 5 airport scene terfavorit beserta honorable mentions-nya :

Selasa, 14 Juli 2015

SPRING [2014]

Sebenarnya cukup sulit menuliskan ulasan tentang film ini. Kesulitannya terletak pada bagaimana saya harus menyajikannya dengan informatif dan menarik, atau tanpa saya sadari justru menyerempet ke arah spoiler yang tentunya akan merusak keindahan dari film ini sendiri. Film garapan Justin Benson dan Aaron Moorhead ini memiliki multiple genre yang dikemas dengan begitu rapi dan unik. Ya, sangat unik. Di saat Anda telah hanyut pada salah satu genre yang terasa, film ini langsung saja menarik Anda dengan keras untuk merasakan genre  yang lain pula. Tiap genre yang ada, tidak dibuat hanya sekedar tempelan semata, melainkan dibangun dengan kuat sehingga atmosfir dari masing-masing genre terasa pekat. Tapi tetap hanya satu genre saja yang menjadi pondasi paling kuat dari kesemuanya.

Senin, 13 Juli 2015

SLOW WEST [2015]

Bicara soal film western, inilah genre yang begitu tegas menampakkan sisi kerasnya kehidupan. Semakin keras lagi ketika latar berupa hamparan rumput yang tandus, gurun yang panas, dan tebing-tebing bebatuan. Sesuai dengan latar yang digunakan, western tidak luput dari aksi brutal manusia yang saling tembak, kejar-kejaran dengan kuda, atau justru ganti dikejar oleh suku lokal. Karya debut dari John Maclean yang berjudul Slow West ini adalah bentuk pengemasan baru dari western dengan ditambah coming-of-age romance menjadikannya lebih stylish tanpa mengubah pakem dari western itu sendiri. Walaupun ada unsur romance, Slow West tidak tampil begitu melodramatis. Para pria macho dengan pistol pun masih banyak berkeliaran di sini.

Minggu, 12 Juli 2015

MAGGIE [2015]

Zombie Apocalypse masih menjadi favorit bagi sebagian besar penikmat film horror. Adegan berdarah-darah dan kejar-kejaran dengan mayat hidup ini seakan tidak pernah lekang oleh waktu, meski berapa kalipun diolah menjadi sebuah film. Di situlah letak kesulitan dalam membuat film-film zombie, yaitu bagaimana menciptakan ritme agar tidak membosankan bagi penontonnya, walaupun harus berpegang pada pakem yang selalu pasti ada. “Maggie”, mencoba untuk memberikan taste yang berbeda pada film zombie dengan lebih menekankan pada unsur drama yang begitu kuat dan meminimalisir adegan keroyokan para zombie. Demi mengikat atensi, nama-nama besar pun turut digandeng seperti Arnold Schwarzenegger dan Abigail Breslin yang sebelumnya bermain di Zombieland (2009).  

STUNG [2015]

Apa yang ada dalam pikiran Anda ketika mendengar film kelas B yang bertemakan hewan hasil mutasi serta pemangsa manusia ?. Cerita yang konyol dan akting kacangan, mungkin menjadi salah satu jawabannya. Tapi jangan salah, di balik film tipikal seperti itu, ada semacam guilty pleasure  di dalamnya. Kelucuan demi kelucuan tidak sedikit hadir dari tingkah bodoh karakter di dalamnya yang mampu mengundang tawa renyah. Apalagi dipadu practical effect yang mengagumkan dan tampak nyata jika dibanding dengan CGI, meski terkadang memunculkan perasaan jijik bagi yang tidak terbiasa menontonnya. Sesuai judulnya yang berarti ‘tersengat”, film ini bercerita tentang serangan tawon hasil mutasi yang memangsa banyak manusia.

Jumat, 10 Juli 2015

MONSTER [2003]

Zodiac (2007), Vengeance is Mine (1979), dan Monster ini adalah sebagian dari film yang diangkat dari kisah nyata seorang serial killer yang pernah saya tonton. Monster berkisah tentang serial killer bernama Aileen Wuornos yang telah membunuh sekitar tujuh orang dan dieksekusi mati pada tahun 2002, tidak berapa lama kemudian biopic-nya ini pun rilis. Dari referensi yang saya dapat dan kemudian saya bandingkan, banyak beberapa hal yang memang berbeda, termasuk nama-nama karakternya. Apa yang ingin saya ulas di sini hanyalah berdasar dari sudut pandang saya terhadap film arahan Petty Jenkins ini saja, tanpa mengkaitkannya dengan kemurnian ceritanya. Pastinya, banyak adegan didramatisir untuk mendapatkan unsur entertaining-nya.

Rabu, 08 Juli 2015

LIKE FATHER LIKE SON [2013]


Sutradara kenamaan asal Jepang, Hirokazu Koreeda, memiliki ciri khas yang kuat dengan karya yang family oriented, termasuk dengan poster film rilisannya. Karya sebelumnya yang pernah saya tonton, Still Walking (2008), cukup menjadikan pembuktian bahwa Koreeda banyak mengangkat dilema yang terjadi dalam lingkungan keluarga dan tidak lupa turut menekankan karakterisasi yang kuat di dalamnya. Like Father Like Son memiliki konsep cerita yang sangat mungkin membuat Anda mengernyitkan dahi, yaitu tentang seorang anak yang tertukar. Anda mungkin sangat familiar dengan cerita seperti ini. Tapi, di tangan Koreeda, film ini dikemas dengan sangat baik dan konflik yang hadir dieksplorasi lebih dalam lagi.