Tidak
terasa sudah menginjak pertengahan tahun 2016. Sudah saatnya bagi saya untuk
menuliskan daftar film-film terbaik yang telah saya tonton selama enam bulan
ini. Saya bersyukur, tidak banyak film buruk yang saya tonton. Walhasil, tidak
ada halangan berarti untuk membuat daftar 20 film terbaik sepanjang 2016 ini.
Rabu, 29 Juni 2016
Selasa, 28 Juni 2016
Senin, 27 Juni 2016
TOP 5 VIDEO KLIP COLDPLAY
Sejauh
yang saya ingat, mungkin “In My Place” adalah lagu Coldplay pertama yang saya
dengarkan. Cukup dengan mendengarkannya sekali, lagu ini begitu merasuk ke
dalam jiwa saya. Musiknya benar-benar sangat nikmat untuk didengarkan apalagi
diiringi dengan suara falsetto Chris
Martin yang sangat lembut.
Minggu, 26 Juni 2016
EYE IN THE SKY [2016]
Entah
di suatu tempat di mana, saya sering mendengar istilah penyelamatan dengan
mengorbankan puluhan, demi menyelamatkan ribuan. Seminimal mungkin mengambil
risiko, agar hasil yang didapatkan jauh lebih banyak lagi. Namun yang menjadi
dilema adalah apakah hal ini patut disebut misi penyelamatan? Toh pada akhirnya
tetaplah masih jatuh korban. “Eye in The Sky” memiliki premis tersebut.
18 TAHUN MENANTI, AKHIRNYA DAPAT LAGU INI!
Judul
tulisan ini sangat lebay sekali ya? Memang bagi yang tidak merasakan tentunya
sangat lebay sekali. Apalagi untuk sebuah lagu, mengapa harus saya nantikan
hingga belasan tahun? Bukankah di zaman sekarang yang serba internet ini,
mengunduh lagu adalah hal yang mudah—bajakan tentunya :)
Sabtu, 25 Juni 2016
THE INVITATION [2015]
Ketika
kita menonton film bertemakan craziest
night, hal yang perlu menjadi perhatian ada pada temponya. Kebanyakan, film
seperti ini memiliki tempo yang lambat. Untuk yang tidak terbiasa, film dengan
tempo lambat memang cenderung membuat bosan. Sangat disayangkan jika filmnya
tidak berhasil memikat sampai akhir, padahal memiliki eksekusi bagus.
Jumat, 24 Juni 2016
THE CONJURING 2 [2016]
Dengan
hadirnya “The Conjuring” (2013), telah mengukuhkan James Wan sebagai sutradara horror besar abad ini. Dan benar, “The
Conjuring” bak sebuah fenomena bagi genre
ini. Dengan sekejap, “The Conjuring” disebut-sebut sebagai mahakarya dari sang
sutradara. Tak ayal dalam kesuksesannya di film pertama tersebut membuatnya
kembali menyutradarai sekuel.





