Film mystery “whodunit” atau “Who [has] done it” selalu menyajikan
cerita yang mengasyikkan karena penuh dengan teka-teki dan kompleks. Sesuai
namanya, film “whodunit” menggunakan tema berupa misteri dari pelaku utama
dalam setiap konflik yang dihadirkan dalam film tersebut. Kebanyakan, genre lain seperti crime dan thriller ikut
bersanding untuk memaksimalkan kompleksitas dari keseluruhan cerita. Tentu
saja, dalam tipikal film seperti ini akan banyak sekali plot twist yang disebar sepanjang durasi,
baik itu yang bersifat cerdas maupun sebaliknya. “Dark Places” banyak menyajikan
hal tersebut, tapi cukup disayangkan tidak dikemas dengan rapi dan cenderung overplotting.
Selasa, 11 Agustus 2015
Senin, 10 Agustus 2015
MISSION : IMPOSSIBLE - ROGUE NATION [2015]
Pertama-tama saya harus
membuat pengakuan bahwa “Rogue Nation” ini adalah seri kedua dari “Mission
Impossible” yang baru saya tonton setelah “Ghost Protocol” (2011). Dari
keduanya, saya menangkap bahwa film espionage
ini menawarkan hal-hal menarik yang mungkin tidak ada dalam film-film espionage lainnya, seperti team work yang terjalin rapi hingga misi-misi
menegangkan yang jauh dari kata ‘masuk akal’. Tidak hanya itu, franchise ini juga semakin mengukuhkan
seorang Tom Cruise sebagai aktor yang benar-benar ‘gila’. Dengan kata lain,
semakin ia menua semakin ia menjadi-jadi. Dengan melihat banyaknya ulasan
positif dari mereka yang sudah menontonnya, maka kini giliran saya untuk
membuktikannya.
Minggu, 09 Agustus 2015
QUICK REVIEW #1
Selamat datang di Quick Review atau Ulasan Singkat pertama
di blog ini. Mungkin sudah banyak yang mengetahui bahwa blog ini sendiri
pertama kali saya buat di awal bulan Mei tahun ini. Sebelum blog ini lahir,
saya sudah banyak menonton film-film tahun 2015 tapi belum sempat saya ulas.
Selain itu ada juga beberapa film yang sengaja saya khususkan untuk ulasan
singkat. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas film-film
tahun 2014 hingga 2015 (khusus ditonton pada tahun ini) secara singkat dan
padat. Dengan berbekal daya ingat seadanya, semoga ulasan singkat ini bisa
dinikmati banyak pembaca (jika ada) meski mungkin jauh dari kata akurat. Berikut
ulasan singkat yang sudah saya urutkan sesuai dengan abjad.
Sabtu, 08 Agustus 2015
PRINCESS MONONOKE [1997]

Dari segi cerita, “Princess
Mononoke” memang tidak terlalu fokus pada kehidupan anak-anak layaknya karya
Hayao Miyazaki lainnya, seperti Spirited Away (2001), Kiki’s Delivery Service
(1989), atau My Neighbor Totoro (1988). Bahkan, Grave of The Fireflies (disutradarai Isao Takahata, 1988)
yang begitu tragis saja masih mengangkat soal anak-anak, hanya saja
pengemasannya memang paling gelap di antara yang lain. Sedikit perbedaan
tersebut tidak lantas membuat Miyazaki menghilangkan unsur fantasy-nya begitu saja. “Princess Mononoke” sangat kental dengan fantasy lewat banyaknya creature imajinatif dan menurut saya
paling indah dari segi visualnya. Di sini Miyazaki terlihat sekali dalam
memaksimalkan grafisnya yang tidak hanya halus, melainkan juga terlihat sangat
hidup.
Kamis, 06 Agustus 2015
TIME LAPSE [2014]
Bicara soal film bertemakan time machine, kita sering disuguhkan dengan
sebuah konsep cerita yang begitu rumit dan cukup memusingkan. Sebut saja
“Predestination” (2014) dengan paradox-nya
atau “Project Almanac” (2015) lewat space-time
continuum-nya. Selain dua film tersebut, tentunya masih banyak lagi
film-film bernafaskan ‘waktu’ yang seakan tidak ada habisnya dibuat.
Memusingkan memang, tapi di baliknya tertanam sebuah teki-teki yang penuh
dengan keasyikan untuk terus diikuti. “Time Lapse” karya debut Bradley King ini
merupakan salah satu yang patut ditonton. Perkawinan antara sci-fi dengan thriller-nya melebur menjadi sajian yang menegangkan sekaligus
menghibur.
Rabu, 05 Agustus 2015
KISAHKU DALAM "WALTER MITTY"
Sembari mengisi waktu luang di
hari ini dan belum ada film yang diulas, maka terciptalah tulisan sederhana
ini. Selain itu, saya ingin mencoba lari sejenak dari rutinitas harian dalam
menonton film lalu memeras otak untuk menulis ulasan. Apakah bosan dengan film
?. Tentu tidak, menonton film adalah hobi yang sudah mendarah daging dan dari
situlah saya mendapatkan banyak kesenangan-kesenangan dan sekaligus mempelajari
hal-hal baru.
Selasa, 04 Agustus 2015
WHITE GOD [2014]
“White
God” mungkin dapat disamakan dengan “Rise of The Planet of The Apes” (2011) atau
‘saudaranya’ yang lain sebagai film yang mengangkat tema penjajahan oleh
sekelompok hewan liar. Hanya bedanya, “White God” adalah versi yang lebih
‘berat’ dan dramatis. Film dari Hungaria ini banyak memanfaatkan peran dari
ratusan anjing yang terlatih dengan begitu baik. Hal tersebut merupakan salah
satu nilai lebih yang tidak dimiliki oleh film-film bertemakan serupa yang
lebih banyak memanfaatkan penggunaan CGI. Hasilnya, kemasan yang begitu
realistis dan secara emosional dapat dirasakan dengan baik.




