Selasa, 05 Mei 2015

ADAPTATION [2002]

**FILM SUPER**

Film kedua dari Spike Jonze yang naskahnya masih ditulis oleh Charlie Kaufman ini, masih memiliki sedikit persamaan dengan film sebelumnya, Being John Malkovich (2002). Bahkan, beberapa cast sebelumnya sempat muncul lagi dengan kemunculan yang tidak biasa pula di Adaptation.

Charlie Kaufman (Nicolas Cage) seorang penulis naskah berbakat mendapatkan tawaran untuk membuat naskah film dengan mengadaptasinya dari buku berjudul The Orchid Thief karya Susan Orlean (Meryl Streep). Charlie yang canggung ini banyak mendapat kesulitan selama proses pengadaptasian tersebut. Terkadang, ia juga mendapat masukan dari saudara kembarnya, Donald (Nicolas Cage), meski rasanya Charlie justru yang malah memberikan banyak masukan pada Donald untuk penulisan naskah filmnya. Di sisi lain, Susan sang penulis buku tersebut, memiliki masa lalu, atau bisa dibilang ‘affair’ dengan John Laroche (Chris Cooper), seorang ahli bunga anggrek. Perkenalan awalnya dengan John didasari bahwa Susan membutuhkan sumber untuk penulisan novelnya, dan John adalah orang yang tepat. Bahkan, sesekali John mengajaknya untuk hunting anggrek hantu.

Charlie dan Donald memiliki karakter yang sangat berbanding jauh. Di mana Charlie adalah orang yang canggung, maka berbeda dengan Donald yang mudah akrab dengan orang lain. Bahkan sempat pula Donald menggoda salah seorang make-up artist, Caroline (Maggie Gyllenhaal) di tengah syuting Being John Malkovich. Di tengah kebuntuan Charlie dalam menulis naskah, ia menyempatkan diri untuk mengikuti seminar Robert McKee untuk mendapatkan referensi. Hingga akhirnya ia berhasil mendapatkan titik terang tentang naskah adaptasi yang akan dibuatnya. Pada awalnya Charlie bermaksud untuk lebih dekat lagi dengan Susan, tapi karena perasaannya yang selalu canggung, terutama terhadap wanita, akhirnya ia putuskan untuk melupakannya. Semua berlanjut sampai pada insiden yang dialami Charlie dan Donald saat memergoki Susan dan John. Apa yang sebenarnya mereka lihat ?

Sangat tidak mudah untuk menulis tentang apa film Adaptation ini. Ini adalah film yang benar-benar jenius dari naskah yang ditulis seorang Charlie Kaufman. Oke, pertama adalah karakter. Karakter utama di sini adalah Charlie Kaufman, yang diperankan oleh Nic. Cage ini adalah penulis naskah film ini. Tapi, berbeda dengan yang ada di film, bahwa saudara kembarnya, Donald, tidak benar-benar ada di kehidupan nyata. Saya sempat pula mencari referensi, bahwa Susan Orlean memang benar-benar ada. Ya, dia adalah penulis buku The Orchid Thief, begitu juga dengan John Laroche yang seorang ahli bunga anggrek. Tapi, Adaptation bukanlah film yang diangkat dari kisah nyata, meski beberapa karakternya memang benar-benar ada. Karena alasan itu pula, maka Adaptation memiliki persamaan dengan Being John Malkovich. Lucunya lagi, John Malkovich, John Cusack, dan Catherine Keener sempat pula muncul di Adaptation dan dalam posisi sedang syuting Being John Malkovich.

Apa yang menjadi film ini semakin luar biasa adalah dialog-dialog cerdas yang terlontar sepanjang film. Adaptation sendiri sebenarnya terbagi menjadi 2 sudut pandang cerita, pertama adalah dari Charlie Kaufman dengan pergolakan batinnya selama penulisan naskah dan yang kedua dari Susan Orlean dengan masa lalunya bersama John Laroche. Saat kedua kalinya saya menonton Adaptation, saya menyadari satu hal dalam sebuah momen di film ini yang tidak kalah luar biasanya dengan yang saya sebutkan sebelumnya. Pada awal perkenalan saya dengan Adaptation, saya tidak memahami tentang apa film ini sebenarnya. Hingga durasi 1 jam berlalu, saya pun masih belum mengerti. Alur ceritanya sangat datar, bahkan hampir tidak ada konflik berarti, selain kebuntuan Charlie. Maka Charlie menanyakan kepada Robert McKee pada seminar tentang mungkinkah sebuah penulis membuat cerita tanpa konflik dan krisis. Pertanyaan tersebut bisa jadi adalah refleksi dari Adaptation sendiri yang nampak datar di 1 jam pertama. Robert mengatakan bahwa hal tersebut dapat membuat bosan penontonnya, maka sejurus itu juga Adaptation memunculkan konfliknya. Luar biasa bukan ?

ATAU
9,5 / 10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

AYO KITA DISKUSIKAN !