Kamis, 07 Mei 2015

THE BIG LEBOWSKI [1998]


No Country for Oldman (2007) dan Fargo (1996), kedua film Coen bersaudara itu memiliki kesamaan di dalamnya terdapat adegan perebutan uang dalam koper. Maka, di antara kedua film tersebut ada The Big Lebowski yang di dalamnya juga ada masalah perebutan uang dalam koper. Seperti film Coen lainnya, TBL tetap membawa unsur dark comedy, unik, dan karakter yang bisa dibilang “nyeleneh”.

Pada bagian awal, sang narator bercerita tentang seorang kawan yang bernama Jeff Lebowski (Jeff Bridges), tapi dia sendiri lebih suka dipanggil “Dude”. Dia seorang pria paruh baya pengangguran, pemalas, dan kerjaannya hanya minum White Russian yang dioplos dengan susu. Pada suatu malam, dia didatangi 2 orang tak dikenal yang memaksanya untuk memberikan uang. Dude tidak mengerti maksud dari 2 orang tersebut. Bahkan, salah satu dari orang tersebut malah mengencingi karpet kesayangan Dude. Hingga akhirnya mereka berdua sadar, ternyata orang yang mereka paksa bukanlah Jeff Lebowski yang mereka cari, melainkan Jeff Lebowski yang memiliki nama sama dengan yang mereka cari. 

Esok harinya, Dude menceritakan pengalaman naasnya tersebut kepada 2 sahabatnya yang suka bowling, Walter (John Goodman) yang suka mengaitkan segala hal dengan perang Vietnam dan Donny (Steve Buscemi) yang tidak pernah nyambung ketika diajak bicara. Berharap mendapat ganti rugi, Dude mendatangi rumah Jeff Lebowski (David Hudleston) atau yang lebih dikenal dengan The Big Lebowski. Bukan uang yang didapat, Dude malah dicaci maki dan memilih pulang. Tidak berapa lama, Dude dimintai bantuan oleh Big Lebowski untuk mengantarkan uang 1 milyar sebagai tebusan atas diculiknya Bunnie (Tara Reid), istri Big Lebowski. Karena iming-iming untuk beli karpet baru, Dude menyanggupi. Dimintalah Walter untuk menemani dalam transaksi uang itu. Walter sebelumnya telah menyiapkan strategi yang bisa dibilang nyeleneh. Ia membawa satu tas penuh dengan celana dalam kotornya yang akan ia tukarkan dengan uang dalam koper tersebut. Dia berpikir, jika ia dapat 1 milyar, kenapa harus menerima bayaran hanya 20ribu. Berhasilkah mereka mengelabuhi para penculik dan dapatkan uang 1 milyar tersebut ?  

Sepanjang film ini memang saya temui banyak hal yang absurd dengan karakter-karakter yang nyeleneh pula. Hal absurd yang sempat muncul adalah adegan Dude terbang mengejar Maude (Julianne Moore) di atas karpet, kemudian ia dikejar oleh bola bowling raksasa, dan masih banyak lainnya. Lucunya, hal absurd tersebut hanya muncul di alam bawah sadar Dude ketika ia pingsan. Fakta menarik lainnya yang saya dapat dari karakter Dude adalah meski ia sering berkumpul dengan Walter dan Donny di tempat bermain bowling, tapi Dude sendiri tidak pernah tampak bermain bowling, kecuali hanya sempat muncul dalam alam bawah sadarnya saja. Mungkinkah sebenarnya Dude tidak bisa bermain bowling, meski jelas sekali ia menyimpan bola bowling di lemari kamarnya.

 Terlepas dari misteri tersebut, karakter Dude yang dibentuk dengan penampilan lusuh dan tidak terawat ini bisa dikatakan sebagai refleksi dari orang-orang kelas bawah yang jauh dari hiruk-pikuk segala kerumitan orang-orang kelas atas yang banyak berkecimpung di dunia politik, bisnis, hingga hak-hal berbau kemewahan duniawi lainnya. Akting Jeff Bridges sendiri sangat bagus sekali di sini, saya suka bagian dimana ia berdebat dengan Big Lebowski masalah ganti rugi karpet dan dengan Walter yang selalu mengacaukan segala apa yang direncanakannya. Tak lupa senyum seringainya.

Orang boleh melihat penampilan Dude yang lusuh, tak terawat, pemalas, dan pengangguran tersebut sebagai ‘sampah masyarakat’. Tapi ingat, Dude adalah orang yang jujur dan lurus. Dude tak pernah mencari kesempatan dalam kesempitan, tak pernah mencari masalah, dan Dude selalu menyelesaikan apa yang ia yakini sebagai tanggung jawabnya. Lihatlah bagaimana ia ketika meminta ganti rugi karpetnya, ia murni hanya meminta ganti rugi dan tidak pernah berfikir untuk memeras Big Lebowski. Lihat pula bagaimana pertengkarannya dengan Walter masalah koper berisi uang itu, Dude dengan tegasnya tidak menyukai apa yang dilakukan Walter, meski bisa dibilang Dude sendiri bisa mendapat keuntungan dari akal-akalan Walter tersebut.

Tapi Dude adalah Dude. Dude lakukan hingga selesai apa yang Dude rasa benar dan itu merupakan kewajiban. Ada keadaan dimana Dude dikejar-kejar oleh Big Lebowski terkait hilangnya koper uang tebusan itu. Maka di lain pihak Dude juga dikejar oleh kaum Nihilis yang telah menculik Bunnie, karena mereka merasa bahwa Dude telah mengambil keuntungan sendiri dengan mengambil koper itu. Tapi akhirnya Dude menyadari bahwa koper tersebut kosong, dan ia mulai menyadari bahwa selama ini ia ada di bawah permainan Big Lebowski. Dari adegan tersebut, saya menyimpulkan bahwa Dude yang saya lihat sebagai “orang-orang kelas bawah” itu merupakan refleksi dari mereka-mereka yang selalu menjadi korban tertindas oleh orang-orang kelas atas yang pandai bermain uang. Maka tidak salah bila film Coen bersaudara ini lagi-lagi tidak bisa lepas dari unsur Dark Comedy satir.

ATAU
9 / 10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

AYO KITA DISKUSIKAN !