Kamis, 07 Mei 2015

BABEL [2006]

Pernahkah Anda mendengar tentang menara Babel ? Jika belum, saya akan ceritakan sedikit. Menara Babel adalah menara yang dibangun pada masa Babylonia. Tujuan awal dibangunnya adalah rasa penasaran manusia demi bisa melihat Tuhan, oleh karena itu mereka membuat menara tinggi tersebut. Tapi, Tuhan melihatnya sebagai sebuah kelancangan. Hukuman pun diturunkan berupa bahasa yang berbeda-beda agar setiap manusia tidak bisa saling berkomunikasi. Berdasarkan analisis saya, kemungkinan besar kisah itu menjadi inspirasi judul film garapan Alejandro G. Iñárritu ini.

Bagian awal bersettingkan bukit berbatu di Maroko. Seorang pria paruh baya, Abdullah (Mustapha Rachidi) tengah melihat-lihat sebuah senapan yang ditawarkan oleh seorang pria tua. Merasa tertarik, kemudian dia membelinya dengan harga 500 dirham dan ditambah seekor kambing. Senapan tersebut akan ia gunakan untuk mengusir serigala yang biasanya memakan kambing ternaknya. 2 anak Abdullah, Ahmed dan Yussef pun berlatih menggunakannya jikalau saja sewaktu-waktu diminta menjaga ternak. Hasil latihan menunjukkan bahwa Yussef jauh lebih unggul dari Ahmed. 

Tak lama setelah itu, Abdullah pergi ke kota bersama pria tua penjual senapan tadi. Maka giliran Ahmed dan Yussef yang harus menjaga ternak. Di tengah menjaga ternak tadi, mereka berdua berdebat tentang seberapa jauh peluru dari senapan tadi bisa mencapai target. Dengan mencari bukit yang lebih tinggi, Ahmed mencoba mengenai mobil yang sedang lewat jauh di bawah. Karena tidak tepat sasaran, kemudian giliran Yussef yang membidikkannya pada sebuah bus dari jarak sekitar 3 kilometer tersebut. Dalam hitungan detik, bus menepi. Hingga akhirnya mereka berdua ketahui dari ayahnya bahwa seorang turis Amerika telah ditembak oleh seorang yang katanya teroris di dalam bus wisata. Mereka berdua sangat yakin bahwa bidikan mereka telah mengenai orang Amerika dalam bus tersebut. Bagaimanakah kelanjutan nasib Ahmed dan Yussef selanjutnya setelah keisengan mereka yang berujung peristiwa naas tersebut ?
Babel adalah film yang sangat bagus dan luar biasa unik. Faktor yang membuat unik di sini adalah penggunaan plot, setting, hingga suasana yang dibangun. Alur/plot dalam film ini menghubungkan 4 cerita dari 4 setting yang berbeda dengan memberikan benang merah yang saling terhubung antar ceritanya. Penembakan yang dilakukan Yussef dalam cerita pertama terhubung dengan 3 cerita berikutnya hingga membentuk lingkaran yang ujungnya kembali lagi ke cerita di mana Ahmed dan Yussef berada. Selain plot circle yang saya jelaskan tadi, ditambah pula plot flashback dan sudut pandang untuk menjelaskan secara detail kronologi tiap ceritanya. Sinopsis yang saya tulis di atas adalah satu dari keempat setting yang digunakan dalam film ini. Secara berurutan, setting yang digunakan adalah Maroko, Amerika, Jepang, dan Meksiko.

Tiap negara yang menjadi setting dalam Babel memiliki bahasa berbeda antara satu dengan yang lainnya. Lihatlah bagaimana interaksi beberapa karakternya yang kesulitan dengan bahasa asing dimana ia berada, seperti Richard (Brad Pitt) ketika istrinya, Susan (Cate Blanchet) tertembak dan harus berhenti sementara di Maroko dan bersitegang dengan seorang dokter hewan ketika harus menjahit luka istrinya. Ada pula Chieko (Kikuchi Rinko) yang kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain karena ia bisu dan hanya menggunakan bahasa isyarat yang tidak dimengerti orang lain. Saya rasa dari 2 karakter dan permasalahannya yang saya contohkan itu sudah membuat Anda paham antara kaitannya dengan judul film ini yang mengambil kisah dari menara Babel. Saya suka bagaimana Iñárritu menjalin antara satu cerita dengan cerita lainnya dengan indah. Pembangunan karakter, suasana masing-masing settingnya, hingga problematika tiap karakternya menjadi kekuatan dari Babel. Jika Anda teliti, Iñárritu berusaha pula menyelipkan stereotype-stereotype dari masing-masing negara yang menjadi setting di sini. Saya tidak perlu menjelaskannya secara detail, karena takutnya nanti merusak keindahan dari karya besar seorang Iñárritu ini.
ATAU
9 / 10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

AYO KITA DISKUSIKAN !