Rabu, 20 Mei 2015

CASABLANCA [1942]

**FILM SUPER**

Bila mengharapkan sebuah drama romance klasik, saya rasa tidak ada salahnya untuk menikmati Casablanca yang sudah termahsyur namanya di antara jajaran film besar lainnya. Kisah cinta yang ditawarkan tidak kacangan dan masih bisa diikuti hingga sekarang, meski untuk ukuran film yang sudah lama. Dengan performa bagus dari para cast yang sudah punya nama besar di eranya, membuat Casablanca tidak sekedar drama romance biasa bersettingkan masa perang. 

Perang Dunia II berkecamuk, Eropa menjadi benua yang diliputi kegelapan dari berbagai ancaman yang dilancarkan oleh pihak Jerman, tidak terkecuali Perancis. Banyak orang yang berharap mendapatkan kebebasan dengan pergi menuju Lisbon, Portugis. Tapi sayangnya, tidak semua orang bisa menuju langsung ke sana. Bagi yang ingin ke Lisbon, harus transit dulu di Casablanca. Dari sanalah kemudian baru bisa mendapatkan visa menuju Lisbon, baik dengan uang sogokan atau sekedar keberuntungan. Bagi yang ‘kurang beruntung’, hanya akan menjadi pengungsi yang memenuhi Casablanca bertahun-tahun lamanya. 

Hari itu, Casablanca digegerkan dengan berita bahwa 2 kurir Jerman telah dibunuh di sebuah daerah bernama Oran. Kapten Renault (Claude Rains) sebagai kepala polisi di Casablanca mengerahkan seluruh anggotanya untuk menangkap pembunuhnya, yang tidak lain adalah pejuang pembebasan Perancis. Kapten Renault sendiri adalah seorang Perancis penjilat, terutama pada para petinggi dari Jerman, yang tidak lain demi keuntungan dan keselamatannya sendiri. Diajaklah salah satu petinggi Jerman ke Café Americain milik Rick (Humphrey Bogart) yang ia yakini sebagai tempat berkumpulnya para pejuang Perancis. Rick sendiri adalah orang yang cool, don juan, punya banyak koneksi, dan sangat berpengaruh di Casablanca. Tapi Rick sendiri lebih memilih untuk mengasingkan diri di ruangannya dari hingar bingar para tamu yang mampir ke kafenya. Salah satu kenalannya, Ugarte (Peter Lorre) memintanya untuk menyimpan 2 surat transit menuju Lisbon. Oleh Rick, surat tersebut kemudian disimpan di piano dalam kafenya. 

Hubungan Rick dengan Kapt. Renault sendiri saling menguntungkan satu sama lain. Dimana Rick yang selalu memberikan Kapt. Renault kemenangan ketika bermain roulette di kafenya, maka Rick diberikan kemudahan dalam menjalankan bisnisnya di Casablanca. Pada perbincangan mereka berdua, Kapt. Renault meminta Rick untuk mencegah keluarnya seorang buronan Nazi menuju Lisbon, Victor Laszlo (Paul Henreid), yang kemungkinan berada di kafe milik Rick. Dengan alasan khusus, Rick sebenarnya ingin melepas Victor ke Lisbon melalui negosiasi dengan Kapt. Renault. Kedatangan Victor ke Casablanca bersama istrinya, Ilsa Lund (Ingrid Bergman) yang diluar dugaan rupanya memiliki ‘masa lalu’ dengan Rick. Dalam situasi tersebut, Rick benar-benar kesulitan. Akankah Rick menahan Victor di Casablanca karena masih mencintai Ilsa ? Atau membiarkannya pergi ke Lisbon demi melanjutkan perjuangan kemerdekaan Perancis ?

Tidak salah bila Casablanca yang dibuat ketika masih berkecamuknya perang benar-benar membawa suasana yang begitu nyata. Meski tidak ada adegan peperangan yang ditampilkan, tapi dapat dirasakan atmosfir menakutkannya. Bersettingkan Casablanca, yang merupakan wilayah Maroko di bawah kekuasaan Perancis, di sana banyak sekali gerakan para pejuang Perancis dalam meraih kemerdekaan dari cengkeraman Jerman. Kebanyakan para pejuang tadi merencanakan strategi di kafe milik Rick. Rick adalah orang yang acuh tak acuh pada banyak hal. Ia awalnya juga tidak peduli dengan gerakan kemerdekaan Perancis, karena dia sendiri adalah orang Amerika. Rick sebenarnya juga terjebak di Casablanca. Begitu ia menyimpan surat yang dititipkan Ugarte, ia berharap sebenarnya berharap untuk kembali ke Amerika. Tanpa disadari Rick, surat tersebut sebenarnya akan diberikan untuk pejuang Perancis, Victor Laszlo dan istrinya, Ilsa Lund.

Di sinilah letak keseruannya. Rick yang biasanya dingin, rupanya tidak bisa melupakan masa lalunya dengan Ilsa. Ia kemudian dihadapkan pada sebuah pilihan yang sulit, antara ingin ‘menahan’ Ilsa atas rasa cintanya atau membiarkannya pergi bersama Victor untuk meneruskan perjuangan kemerdekaan Perancis. Awalnya Rick benar-benar benci dengan kedatangan Ilsa. Ia masih menyimpan rasa sakit hati karena Ilsa telah meninggalkannya. Tapi sebenarnya, ada alasan di balik mengapa Ilsa meninggalkan Rick. Apa yang membuat Rick semakin benci adalah bahwa Ilsa tidak jujur selama ini kalau ia sudah memiliki suami. Saya sendiri awalnya juga ‘sedikit’ sebal dengan Ilsa yang telah meninggalkan Rick. Tapi apa mau dikata, Ilsa memang memiliki alasan yang sangat kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Seandainya saya sebagai Rick, saya juga tidak bisa dengan mudahnya akan meloloskan Ilsa ke Lisbon. Di situlah letak ‘ujian’ cinta Rick pada Ilsa. Jika Rick memang benar-benar mencintai Ilsa, maka ia harus relakan.

Apa yang membuat Casablanca begitu menarik adalah didukungnya dialog-dialog yang bagus serta kekuatan performa, dan karakteristik yang begitu kuat. Misalkan saja Kapt. Renault, dia memang seorang penjilat, terutama pada para petinggi Jerman yang menguasai Casablanca. Semua itu memang dilakukannya semata-mata hanya untuk mencari aman saja. Kapt. Renault yang korup ini sebenarnya juga memiliki kebencian terhadap Jerman yang menguasai negerinya. Liku-liku cerita yang dihadirkan di Casablanca memang benar-benar bagus dan sangat mengena. Kisahnya sendiri dikemas dengan kompleks dan tidak bertele-tele. Secara keseluruhan, Casablanca sendiri merupakan gabungan dari kisah cinta dalam setting peperangan, dimana di dalamnya juga menyinggung masalah pergerakan perjuangan, pengkhianatan, dan kesetiaan. Maka tidak salah bila saya menyebut Casablanca sebagai salah satu film romance terbaik yang pernah saya tonton. Bahkan bagi saya pribadi, Casablanca pun lebih bagus dari Gone with The Wind yang rilis 3 tahun sebelumnya. Nah, bagi para remaja atau semua generasi yang menginginkan film bergenre romantis dan mengangkat arti sesungguhnya dari “cinta”, maka Casablanca inilah yang keluar pertama sebagai rekomendasi dari saya.

ATAU
10 / 10

1 komentar:

AYO KITA DISKUSIKAN !