Sabtu, 02 Mei 2015

GHOST WORLD [2001]


Kelulusan SMA adalah hal yang paling ditunggu oleh Enid (Thora Birch) dan Rebecca (Scarlet Johansson). Mereka merasa bahwa kelulusan adalah hal yang paling ditunggu seumur hidup. Tapi, kelulusan itu bukanlah hal yang spesial bagi mereka berdua. Ya, rasanya hanya begitu saja. Tidak sakral. Bahkan Enid sendiri menginjak2 toga ketika selesai acara wisuda. Mereka tidak tahu akan kemana setelah masa SMA usai. Mungkin bekerja......karena mereka tidak tertarik dengan kuliah.
 
Enid dan Rebecca adalah dua orang sahabat yang selalu kemana saja bersama. Suka mengkritisi orang lain, mengganggu Josh (Brad Renfro) dengan memaksa memberi tumpangan. Melanglang buana ke berbagai cafe, movie shop, untuk mengisi waktu luang. Mereka berdua tidak pernah tidak untuk mengkritisi siapa saja yang mereka berdua anggap aneh, atau yang mereka anggap melakukan hal yang menggelikan. Hingga suatu ketika, mereka merasa harus untuk membuntuti sepasang pria wanita paruh baya yang mereka sebut “pemuja setan”. Dimana hal tersebut adalah titik awal antara pertemuan Enid dengan Seymour (Steve Buscemi), kolektor vinyl record blues, jass era 78-an. Enid dan Seymour kemudian semakin bersahabat erat karena kecocokan mereka, yang kemudian menyebabkan sedikit keretakan hubungan dengan Rebecca.

Well, ini film bergenre comedy-teen, bukan film horror sesuai dengan judulnya. Judul hanyalah bentuk metafora dari kehidupan yang dialami oleh Enid dan Rebecca. 2 orang remaja yang tak tahu apa yang akan dilakukan setelah lulus SMA. Film ini mengingatkan saya dengan The Graduated (1968). Dimana Benjamin (Dustin Hoffman) yang baru saja lulus kuliah dan masih merasa samar-samar akan masa depannya. Akan kemana ia setelah lulus kuliah? Langsung bekerja seperti sebuah sistem yang pada umumnya, atau rehat sejenak dengan melakukan berbagai hal yang disukai. Atau mungkin menikah? Keadaan Benjamin sama persisi dengan yang dialami oleh Enid dan Rebecca.

Dalam beberapa hal memang apa yang dirasakan oleh Enid dan Rebecca memang kebanyakan dialami oleh mereka yang berada pada masa transisi tersebut. Tak terkecuali tentu saya. Apakah yang harus dilakukan setelah lulus sekolah/kuliah kemudian langsung bekerja-menikah-punya anak ? Jawaban YA, bagi mereka yang berada dalam lingkaran sistem tersebut. Sebuah sistem yang memiliki siklus tiada henti, karena kita akan menjadi seperti apa yang sudah ada sebelumnya, kita tidak menjadi seseorang yang mencerminkan diri kita seutuhnya. Jawaban TIDAK untuk mereka yang ingin mencoba hal baru. Keluar dari sistem yang selama ini telah mengendalikan takdir manusia.
 
Saya menikmati sekali ketika menonton Ghost World, meski sedikit kekurangan berupa penceritaannya yang lebih condong ke arah sudut pandang Enid saja, sedangkan keberadaan Rebecca hanya sebagai pemanis. Karakter Enid dan Rebecca adalah refleksi dari diri saya sendiri. Suka mengkritik sarkastik terhadap orang lain dengan komparasi pada diri sendiri. Kritik terucap karena dalih bahwa orang lain tidak memiliki kesamaan/kesukaan pada diri pribadi. Serta terbesit keinginan bahwa orang lain harus menjadi seperti apa yang diri ini miliki. Enid dan Rebecca membenci dunia. Mereka berdua “gentayangan” di dunia hantu (Ghost World), sebuah dunia dimana mereka bingung harus melakukan apa. Semua yang ada di dunia tersebut tidak seperti apa yang mereka harapkan. Karena yang sebenarnya mereka butuhkan adalah dunia dimana mereka dapat lakukan apa yang mereka sukai, no rule, lepas dari sistem yang membelenggu.

ATAU
8 / 10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AYO KITA DISKUSIKAN !