Sabtu, 09 Mei 2015

CITIZEN KANE [1941]

**FILM SUPER**

American Film Institute (AFI) telah mengumumkan film terbaik sepanjang masa jatuh pada Citizen Kane. Saya rasa memang tidak berlebihan pernyataan tersebut. Beberapa kritikus besar lainnya juga memfavoritkan film ini ke dalam daftar film favorit mereka. Fakta dibalik film ini yang sangat mengejutkan adalah bahwa Citizen Kane sendiri hanya memenangkan 1 kategori di Academy Awards, yaitu Skenario Asli Terbaik. Seberapa baguskah sebenarnya film ini ?

Pada menit-menit awal ditampilkan pemandangan istana Xanadu yang megah namun gelap dan mencekam, serta diiringi skoring ala film horror. Xanadu adalah istana terbesar kala itu yang dibangun di Florida. Bahkan saking banyaknya barang koleksi yang terpajang di dalamnya, Xanadu setara dengan 10 museum. Adalah Charles Foster Kane (Orson Welles) pemilik Xanadu yang seorang raja surat kabar terbesar, jaringan radio, apartemen, pertambangan minyak, dll. Charles dilahirkan dari keluarga kecil pemilik sebuah rumah pondok Mary Kane. Banyak yang menyebut bahwa kekayaannya berasal dari sebuah keberuntungan, ketika seorang penyewa pondoknya berhutang pada ibunya dengan meninggalkan surat berharga dari terowongan terlantar yang ternyata adalah tambang emas di Colorado. Ingin melihat masa depan anaknya cerah, Mary berikan semua warisan berupa surat tambang tersebut atas namanya kepada Charles. Kemudian, Charles kecil diboyong ke Chicago melalui Walter P. Thatcher (George Coulouris) sebagai walinya.   

Charles tidak tertarik dengan warisan berupa perusahaan properti, perkapalan, tambang dan lainnya, yang membuat ia tertarik adalah perusahaan surat kabar New York Inquirer. Bersama dengan sahabatnya, Jedediah Leland (Joseph Cotten) mereka mengambil alih perusahaan surat kabar tersebut. New York Inquirer semakin lama semakin besar, bahkan dengan mudahnya Charles “merebut” staff utama di perusahaan surat kabar saingannya, Chronicle. Nama Charles semakin melambung tinggi. Apalagi ketika ia mencalonkan dirinya sebagai presiden Amerika, meski akhirnya kalah. Pernikahan pertama Charles adalah dengan Emily Norton (Ruth Warrick) seorang keponakan presiden kala itu. Namun akhirnya pernikahan tersebut harus kandas karena terbongkarnya skandal Charles dengan seorang penyanyi opera, Susan Alexander (Dorothy Comingore). Bagaimana kelanjutan kisah luar biasa dari Charles Foster Kane ?   

Luar biasa, benar-benar masterpiece, itulah kata-kata yang pantas untuk disandangkan pada Citizen Kane. Salah satu hal yang patut diingat untuk benar-benar bisa melihat Citizen Kane sebagai film luar biasa adalah pemikiran objektif mengenai film ini. Kemegahan dalam membangun set dekor Xanadu baik dari interior maupun exterior, skoring musik yang fright di bagian opening, sinematografi indah, make-up dari transformasi Charles, akting para cast, naskah yang cerdas dan masih banyak lainnya adalah unsur luar biasa dari sebuah film yang dibuat sekitar 73 tahun yang lalu. Maka, jangan menilai segala unsur tadi dari film ini dengan pandangan kita yang hidup di era millenium ini, melainkan kita harus flashback pada tahun tersebut untuk menilai setiap keindahannya. 

Saya sendiri tidak habis fikir, bagaimana bisa membuat film yang semegah, sehebat, dan seluar biasa Citizen Kane kala itu ? Memang, kekuatan naskah yang ditulis sendiri oleh Orson Welles ini benar-benar memiliki daya yang luar biasa, terutama dalam pembentukan seorang karakter Charles F. Kane. Dialognya bisa dibilang dapat mengikuti zaman, sekalipun kita menikmati nya di era ini, maka kita sendiri tidak akan merasa bahwa dialog ini dari film yang sudah lama sekali.

Citizen Kane adalah film yang kompleks. Dari yang saya tangkap, Citizen Kane berkisah mengenai hidup seorang manusia, masa kecilnya, jatuh bangunnya, karirnya, asmaranya, dicintai dan dibenci, bahkan hingga ajal menjemputnya. Semua siklus kehidupan seorang manusia ditampilkan dalam sosok Charles F. Kane. Citizen Kane bukanlah film yang diadaptasi dari kisah nyata, tapi bagaimana seorang Orson Welles menciptakan film ini mampu membuatnya terlihat bahwa sosok Charles F. Kane benar-benar ada. Seluruh kehidupan Charles F. Kane mulai dari yang hanya anak kecil bermain dengan papan seluncur, hingga menjadi seorang yang berpengaruh di bidang politik, dijelaskan secara detail menggunakan plot flashback yang semakin membuat “sempurna”nya film ini. 

Jika Anda menonton film ini, maka pada menit-menit awal justru Anda sudah dapat melihat akhir dari seorang Charles F. Kane. Saya tidak perlu menjelaskannya, karena takutnya bisa merusak kenikmatan tersendiri dalam menikmati film ini. Apa yang ingin saya sampaikan, yang mana merupakan hal “wajib” diperbincangkan dalam film ini adalah kata “ajaib” dari seorang Charles F. Kane, yaitu “Rosebud”. Di awal-awal, kata tersebut sudah menjadi pesona tersendiri karena kemisteriusannya. Seorang milyuner seperti Charles yang memiliki segalanya di dunia ini, justru hanya mewariskan kata “ajaib” tersebut. Ya, hanya satu kata saja. Pada akhirnya, di filmnya sendiri memang Rosebud tidak pernah terpecahkan, meskipun sepertinya sudah banyak yang bisa menebak maksud dari kata Rosebud tadi. Yang terpenting bukanlah apa itu “Rosebud”, melainkan apa makna dibalik “Rosebud”. Silakan pikirkan sendiri sesuai dengan interpretasi Anda.

ATAU
10 / 10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

AYO KITA DISKUSIKAN !